Wednesday, April 11, 2012

Pasak Bumi

Pasak Bumi
 Hubungi 08122740676
Harga
-simplisia akar Rp 57.000,-
-simlisia kayu Rp 28.000,-
-ekstrak akar Rp 671.000,-
dapatkan harga menarik minimal order 1 kwintal

Penyakit loyo bagi seorang pria dapat diatasi dengan berbagai obat-obatan. Akan tetapi konsumen sering cemas akan adanya efek samping dari penggunaan obat-batan olahan Kimia Sintetis. Ramuan Tradisional pun menjadi alternatif yang sangat tepat. Dalam hal ini akar pasak bumi-lah empunya.
Pasak Bumi telah terkenal di bumi Kalimantan sejak jaman dahulu sebagai obat kuat bagi kaum adam. Tanaman bernama latin Eurycoma Longifolia ini tumbuh subur di hutan pedalaman Kalimantan. Di negeri jiran (Malaysia) Pasak Bumi dikenal dengan sebutan Tongkat Ali.
Akar pasak bumi oleh Suku Dayak (suku asli kalimantan) juga diyakini memiliki berbagai macam khasiat. Dari dahulu hingga sekarang keyakinan itu tetap terjaga sebagai warisan leluhur.
Hal ini dikuatkan dengan berbagai macam penelitian yang menguak kandungan dalam akar pasak bumi. Kandungan ekstrak ethanolic dalam pasak bumi dapat menambah jumlah hormon testosteron pria. Ethanolic merangsang hormon chorionic gonadotropin (HCG) hingga dapat membantu terbentuknya hormon testosteron.
Akar tanaman pasak bumi juga mengandung brusin dan strichnin yang berkhasiat menambah vitalitas pria karena bersifat afrodisiaka. Yaitu ramuan tradisional yang diklaim bisa merangsang libido.
Berdasarkan penelitian, tumbuhan afrodisiaka mengandung senyawa turunan saponin, alkaloid, tanin, dan senyawa lain yang secara fisiologis dapat melancarkan peredaran darah pada sistem saraf pusat atau sirkulasi darah tepi. Efeknya meningkatkan sirkulasi darah pada alat kelamin pria.
Namun penelitian yang dilakukan baru pada tahap kandungan afrodisiaka. Belum sampai efektivitas afrodisiaka terhadap pengobatan disfungsi ereksi. Tapi afrodisiaka relatif lebih aman dibandingkan obat kimia. Sebab sifatnya memupuk dan menyirami, tidak memaksa seperti obat-obatan kimia.
Khasiat Akar pasak bumi rupanya tidak hanya sebatas itu. Akar pasak bumi juga mampu mengobati penyakit malaria. Sebab dalam akar pasak bumi terkandung senyawa erikomanon yang ampuh mengobati malaria. Sedangkan senyawa kuasinoid pada akar pasak bumi dapat melumpuhkan plasmodium falcifarum. Yaitu bakteri yang hidup dalam tubuh nyamuk Anopeles Betina penyebab penyakit malaria. Patut diketahui, bahwasannya plasmodium yang masuk ke tubuh manusia dapat merusak dan menghancurkan sel-sel darah merah.
Disamping sebagai peningkat vitalitas pria dan antimalaria, pasak bumi ternyata dapat pula mencegah serangan kanker. Senyawa kuasinoid dan alkaloid yang terkandung dalam pasak bumi terbukti menghambat pertumbuhan sel kanker berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Abdul Razak Mohd Ali dari Forest Research Institute of Malaysia. Sebanyak 8 alkaloid ditemukan dalam akar pasak bumi, salah satunya 9-methoxycanthin 6 yang berfungsi sebagai antikanker payudara.
Penelitian yang dilakukan oleh Department pf Pharmacognocy, Tokyo College of Pharmacy & The Faculty of Medicine, Tokyo University, Jepang. Menemuka senyawa antileukimia dari pasak bumi. Selain afrodisiak, antikanker, antimalaria, dan antileukimia, pasak bumi juga bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh bagi para penderita HIV.
Pasak Bumi biasa dikonsumsi secara tradisional, dengan meminum air dari akar Pasak Bumi yang direbus selama lebih kurang sepuluh jam. Kemudian air rebusan didinginkan untuk memperoleh bahan aktif yang dikandungnya dan dikonsumsi secara teratur.
Khasiat yang sangat besar dari pasak bumi tak lantas hanya dikhususkan untuk kalangan pria. Kaum hawa pun sangat dianjurkan mengonsumsi ekstrak akar pasak bumi.. Apalagi wanita yang memiliki kesibukan kerja yang sangat tinggi. (vb-berbagai sumber)




pasak bumi|tongkat ali

No comments:

Post a Comment

Post a Comment